Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teknokra Universitas Lampung (Unila) mengadakan diskusi publik dengan tema "Media dalam Bayangan Hoaks", Sabtu (28/10). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Fakultas Pertanian Unila Bandar Lampung ini termasuk ke dalam rangkaian acara Gebyar Etalase Jurnalistik (Gelatik) Teknokra 2017. Kegiatan selanjutnya adalah Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PKJTLN) yang diikuti oleh 29 orang perwakilan LPM se-Indonesia.
Diskusi publik ini menghadirkan empat pembicara, yaitu Ketua Dewan Pers Indonesia Yosep Adi Prasetyo, Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen Arfi Bambani Amri, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Republik Indonesia Gun Gun Siswandi, dan Miss Internet Indonesia 2017 Marsya Gusman.
Dalam sambutannya, Retno selaku Ketua Pelaksana mengatakan bahwa kegiatan diskusi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat untuk lebih menyaring informasi. Fajar Nur Rohmah selaku Pemimpin Umum LPM Teknokra juga mengatakan hal yang sama. "Supaya kita bisa memerangi hoaks di wilayah kampus Unila," katanya (28/10).
Dengan adanya acara Gelatik Teknokra 2017 ini, Muhammad Ridho Ficardo, S.Pi, M.Si. selaku Gubernur Lampung berharap agar diskusi ini mampu membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan mahasiswa. Ridho menekankan kepada 29 peserta PKJTLN agar selalu meningkatkan kualitas diri.
"Semoga menjadi jurnalis profesional dan bertanggung-jawab," harapnya.
Diskusi publik ini diikuti oleh 150 peserta ini dibuka secara resmi oleh Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P..
Komentar (0)