Memperingati Bulan Inklusi Keuangan yang jatuh pada Oktober, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatra Barat (Sumbar) mengadakan acara Lomba Rangking I Tingkat SMP dan SMA se-Kota Padang dan Pameran Industri Jasa Keuangan di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (28/10).
Acara tersebut dihadiri oleh 1500 siswa se-Kota Padang, 19 Perbankan se-Sumbar, Kepala OJK Sumbar Darwisman, Sekretaris Daerah Sumbar Dr. H. Ali Asmar, M.Pd., dan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, SP..
Pengawas Senior OJK yang sekaligus sebagai Ketua Pelaksana, Bob Haspian, mengatakan bahwa peringatan Bulan Inklusi Keuangan tahun ini merupakan peringatan kedua kali setelah lahirnya Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif. Peringatan pertama diselenggarakan tahun lalu.
"Sebelum acara hari ini, yang merupakan acara puncak Bulan Inklusi, beberapa industri jasa keuangan telah mengadakan peringatannya, seperti Bank Mestika, BRI, dan Bank Mandiri," ujar Bob.
Peringatan Bulan Inklusi sendiri ditujukan untuk meningkatkan literasi masyarakat terkait industri keuangan. Alhasil, masyarakat mengetahui berbagai produk industri keuangan yang ditujukan untuk Percepatan Akses Keuangan Daerah (PAKD).
"Literasi tentu sasarannya adalah pendidikan. Maka, diadakanlah acara Rangking I untuk meningkatkan literasi tersebut," jelas Bob.
Bob berharap dengan adanya acara ini, para siswa dapat memahami, mengetahui, dan berminat untuk mendalami industri keuangan lebih lanjut.
Salah seorang peserta acara Lomba Rangking I, Risa Latullahuda, mengaku senang mengikuti acara ini. Menurutnya, acara ini menambah pengetahuannya tentang industri keuangan. Selain itu, hadiahnya juga besar. "Semoga nanti saya bisa menang dan membawah hadiah pulang," ujar siswa Sekolah Menengah Kejuruan 2 Padang ini
Yetti (54), salah satu orang tua dari peserta acara Rangking I, menyambut baik acara peringatan Bulan Inklusi ini. Dengan mengikuti acara ini, ada tiga manfaat yang diperoleh oleh siswa, yaitu menambah pengetahuan, meningkatkan kepercayaan diri, dan meningkatkan daya saing mereka untuk berkompetesi memenangkan hadiah Rp 5.000.000.
"Dan tentunya saya berharap sehabis ini mereka mau menabung uang jajannya," harapnya.
Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, SP., dalam sambutannya, turut menyemangati siswa yang mengikuti acara. "Selamat berkompetisi. Jangan mau kalah, rajin belajar, dan rebut hadiah Rangking satu hari ini," tutupnya.
Komentar (0)