Dengan tema "Melalui Pelatihan Website Kita Tingkatkan Kualitas Informasi dan Kepercayaan Publik", Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan pelatihan bagi pengelola website selingkungan UNP di Ruang Senat Lantai 4 Rektorat UNP, Kamis-Jumat (12-13/10).
Di hari pertama, UNP mendatangkan tiga orang pemateri dengan masing-masing pembahasan yang berkaitan dengan media online. Di antaranya, Mohammad Isa Gautama mengenai Media Online sebagai Media Kehumasan, Eko Yance Edrie mengenai Pengelolaan dan Keredaksian Media Online, dan Yurnaldi mengenai Teknik Reportase Media Online.
Saat ini, kata Yurnaldi, web UNP berada di urutan 700 se-Indonesia. Oleh sebab itu, apabila ingin menjadikan UNP sebagai salah satu lembaga perguruan tinggi yang diperhitungkan, maka sangat diperlukan pengelolaan web secara profesional.
Yurnaldi menambahkan ada banyak isu-isu aktual yang bisa dijadikan sebuah informasi atau pemberitaan. UNP sebenarnya memiliki banyak sekali profesor atau pakar-pakar yang ahli di bidang pendidikan, ekonomi, dan lain sebagainya. Namun, ketika adanya isu terkait hal tersebut, pakar UNP tidak pernah bersuara. "Kenapa harus profesor dari Universitas Indonesia, UGM dan sekali-sekali Unand yang selalu bersuara?," ungkapnya.
Di samping itu, UNP memiliki peluang yang sama untuk bersaing dalam hal kualitas SDM karena jumlah profesor yang cukup banyak. Apabila ditilik dari universitas yang ada di Pulau Jawa, kata Yurnaldi, UNP tertinggal dalam hal publikasi. "Kenapa kita tidak mengoptimalkan profesor kita yang ada," jelasnya.
Setelah itu, UNP harus mengelola web secara maksimal, mulai dari tingkat fakultas hingga Humas UNP dengan cara meningkatkan pemberitaan terkait isu-isu yang ada di fakultas masing-masing. "Setidaknya ada dua pemberitaan dirilis setiap harinya dan share di media sosial yang ada," kata Yurnaldi.
Pelatihan mengenai pengelolaan website hari kedua pada Jumat (13/10) menghadirkan pemateri Syofiardi Bachyul, JB dan Syukri dengan materi Desain Konten Media Online dan Pengelolaan Website.
Komentar (0)