Surat Kabar Kampus Ganto Universitas Negeri Padang (UNP) menyelengarakan Pelatihan Keterampilan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PKJTLN) di Sawahlunto pada 2-6 Oktober 2017.
Pelatihan tersebut, diikuti oleh pers mahasiswa (Persma) yang berasal dari beragam perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Di antaranya, Makasar, Padang, Aceh, Medan, Lampung, dan Siliwangi.
Pada hari pertama, I Wayan Agus Purnomo hadir sebagai pemateri dengan tema "Tren Pengguna Internet Indonesia". Wayan menyampaikan bahwa perlunya kesadaran untuk Move on dari media cetak kepada media elektronik atau online.
Selain itu, ia juga memaparkan bahwa konten bukan satu-satunya masalah kurangnya minat pembaca, namun juga cara penyajiaannya. Seharusnya, lanjut Iwan, Persma tidak hanya berfokus kepada kecakapan dalam menulis, namun juga harus cakap dalam keterampilan desainer web.
Dampak dari digitalisasi media tidak hanya mengakibatkan kompetisi antara media yang satu dengan media yang lainnya, melainkan munculnya persaingan antara media cetak dengan media online. "Bukan berarti jenis konten tidaklah penting, tapi keduanya merupakan kombinasi yang harus ada," jelasnya.
Menurut Wayan, jurnalisme digital memiliki banyak kelebihan di antaranya memiliki kemampuan tampilan big data, tampilan lebih komprehensif karena update, dapat menampilkan video, audio, dan foto sehingga membuat tampilan lebih komprehensif dan lain sebagainya. "Kreatifitas produk digital juga dapat menjadi bisnis bagi pembuatnya," ujarnya.
Komentar (0)