Gerakan Pramuka UNP kali ini mengadakan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang bekerja sama dengan Rumah Zakat yang ada di kota Padang, Sabtu (01/10). Acara ini berlangsung dua hari berturut-turut yaitu Sabtu dan Minggu. Hari pertama diadakan pembahasan tentang materi dan hari kedua praktek tata cara PPGD. Bertempat di tempat perkuliahan Mata Kuliah Umum (MKU) di T15 dan T16 UNP. Acara ini dihadiri oleh 53 orang peserta yang berasal dari mahasiswa selingkungan UNP dan sembilan orang dari Rumah Zakat. Adapun utusan dari UNP antara lain perwakilan dari HMJ, BEM dan UK yang ada di UNP. Acara pelatihan PPGD ini juga dihadiri Pembina Pramuka, Faisal Ismet M.Pd .
Acara yang bertemakan ‘Medical First Responden’ ini menghadirkan pemateri seorang dokter muda dari fakultas kedokteran Unand dan sekaligus relawan ahli dari Rumah Zakat yang bernama Dr. Pratiwi. Pratiwi menjelaskan, pelatihan ini sangat baik diadakan dan banyak kegunaannya, salah satunya adalah menolong diri kita sendiri dan orang disekitar kita. Kemampuan ini dipakai pada saat kondisi yang mengkhawatirkan seperti Gempa dan Tsunami. Apalagi kita tinggal ditempat yang rawan terjadinya bencana. Pratiwi juga menyampaikan materi tentang Definisi Bantuan Hidup Dasar/Resusitasi Jantung-Paru (RJP) dan definisi tentang Luka, Perdarahan dan Syok yang akan kita alami di masa yang akan datang khususnya pada saat terjadinya Bencana Alam.
Ketua Putra Pramuka, Risky Febriani, menuturkan bahwa acara ini diangkat karena adanya isu-isu akan terjadinya Tsunami/Gempa yang akan melanda Kota Padang. "Kapan terjadinya tidak ada yang tahu," ujarnya. Itulah salah satu alasan diadakannya acara ini. "Memfasilitasi mahasiswa UNP melalui PPGD ini agar mampu melindungi diri dan orang yang membutuhkan pertolongan, jelas Risky, Sabtu (01/10). Astuni*
Komentar (0)