Usaha di bidang pariwisata merupakan pekerjaan yang memiliki peluang besar dan sangat menjanjikan. Nilainya tidak lagi rupiah, tapi dolar. Begitulah yang disampaikan Anton Komairi, M.Ssi, M. Pd.,selaku Ketua pengabdian "Wisata IPTEK bagi Masyarakat", Jurusan Kesehatan dan Rekreasi (Kesrek) Fakultas Ilmu Keolahragaan FIK Universitas Negeri Padang (UNP) saat ditemui langsung di ruangannya.
Tim pengabdian Kesrek telah menyiapkan pengembangan wisata yaitu membuat CV Rangkiang Sport untuk bergerak di kepariwisataan olahraga. Selain itu, Anton bersama rekannya Endang, juga sudah bergabung dalam Asosiation Exsperiental Learning Indonesia (AELI). AELI membawahi beberapa provider outbound Sumatera Barat.
"Saya mau membuka wawasan bahwa ada salah satu profesi yang bisa dilakukan semua orang dari kegiatan sport to lizm ini. Saya mau demam wisata ini bukan hanya demam anak Kesrek saja, tapi menjadi demam anak UNP," jelasnya.
Tidak sampai di situ saja, Jurusan Kesrek sedang mencoba mengusulkan ke universitas untuk pembukaan prodi baru yaitu Prodi Usaha Pengelolaan Rekreasi (D4). Anton, juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, lebih tepatnya tahun depan, sudah tercanang beberapa program yang akan dilakukan.
Di antara program tersebut adalah, ke Mentawai dengan topik kegiatan surfing dan pengelolaan homestay, ke Sangir Solok Selatan dengan topik pengelolaan refting (arum jeram), ke Lawang park untuk topik kegiatan wisata alam, ke Pulau Sirandah untuk kegiatan pelestarian terumbu karang, dan ke Sungai Lumbang untuk kegiatan refer tubing.
Dalam melaksanakan kegiatan ini, tentunya tidak lepas dari bantuan segala pihak. Anton mengajak mahasiswa untuk melek tentang kepariwisataan, khususnya olahraga pariwisata. Mahasiswa harus membuka cakrawala bahwa usaha di bidang kepariwisataan sangat menjanjikan. "Dengan kegiatan seperti ini, mahasiswa tahu bahwa peluang di bidang kepariwisataan itu sangat besar," tutupnya, Kamis (24/8).
Komentar (0)