Unit Kegiatan Resimen Mahasiswa (Menwa) Batalyon 102 Maha Bhakti Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Seminar Nasional dengan tema "Siasat Proxy War dengan Media Berita Hoax" di Ruang Serba Guna Fakultas Teknik, Rabu (20/9).
Ketua Pelaksana, Eliza Octa Khairani, mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa pintar bermedia. Mahasiswa sebagai insan intelektual harus mampu membedakan berita yang benar, atau hanya kebohongan semata. Sebab, berita yang berbau kebohongan atau hoaks dapat memecah belah masyarakat, kelompok, suku, agama, maupun negara.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan mahasiswa lebih selektif dalam membaca atau menyebar luaskan berita.
Senada dengan Rani, Komandan Menwa, Edi Yanto mengatakan bahwa mahasiswa seharusnya mempelajari dan memahami sebuah kebenaran informasi. Kata Edi, Hoaks mampu memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia juga menjelaskan mengenai proxy war atau perang dingin yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan menyebarluaskan berita hoax. "Perang dingin ini menyebabkan kita tidak bisa membedakan mana kawan dan mana lawan," ujarnya saat memberikan sambutan.
Staf Wakil Rektor III UNP, Dr. Hasan Maksum, M.T., mengatakan bahwa seminar ini tepat diangkatkan oleh Menwa yang merupakan salah satu ujung tombak dalam membangun keamanan dan kesatuan NKRI di UNP. Menurutnya, hoaks mampu memecah belah kerukunan keluarga, bermasyarakat, dan bernegara. Pemahaman akan hoaks sangat penting bagi mahasiswa karena mahasiswa sangat erat kaitannya dengan sosial media di mana hoaks beredar.
Selain itu, menurut Hasan kebanyakan orang yang ditangkap aparat kepolisian karena penyebaran hoaks tidak tahu perbuatannya melanggar hukum. Dengan acara ini, ia berharap agar peserta tahu apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan di media sosial. "Jangan sampai kita jadi pelaku," harapnya.
Acara dengan target peserta 350 orang ini mendatangkan dua orang pemateri. Pertama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatra Barat (Sumbar), Ir. Yeflin Luandri, M.Si.. Kedua, Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKBP Jefry Indrajaya, S.H..
Komentar (0)