Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) LIMA Washilah mengadakan Talk Show dengan tema Budaya Literasi Kita yang berlangsung di Auditorium Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Senin (10/10).
Talk Show ini mendatangkan enam orang pembicara, di antaranya Alwi Rachman, dosen Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, Prof. Qasim Mathar, penulis tetap kolom Harian Fajar & Tribun Timur, Dr. Sabri Ar, penulis tetap Harian Fajar & Tribun Timur, Arief Balla, penulis, Ruslan, pengelola RumahTulis.com, dan M. Aan Mansyur, penulis puisi.
Pada acara ini, Dr. Sabri Ar menjelaskan bahwa literasi dalam perspektif Islam adalah membaca dalam artian luas. Ia menambahkan bahwa menulis pun adalah membaca karena ketika seseorang menulis mengandung makna bahwa ia sedang membaca. "Penggabungan itu lah yang dinamakan literasi," tuturnya.
Kegiatan ini merupakan ragkaian acara dari Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN) yang pertama kalinya diadakan oleh UKM Lima Washilah..
Pemimpin Umum UKM Lima Washilah, Asrullah mengatakan bahwa Lima Washilah telah lama merencanakan PJTLN ini. Namun, baru kali ini terealisasikan. "PJTLN pertama ini diadakan secara nekat oleh LIMA Washilah", terang Asrul.
Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Rektor III UIN Alauddin, Siti Aisyah Nara M.A, P.hD.. Ia menjelaskan bahwa PJTLN ini tidak mendapatkan bantuan dana dari rektorat. "Karena itu kami bangga PJTLN ini dapat disenggalarakan oleh UKM LIMA Washliah," ujarnya.
PJTLN ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Penulis : Abdul Hamid
Editor: Ermiati Harahap
Komentar (0)