Kepala Sub Bagian Acara dan Pelayanan Tamu Provinsi Sumatera Barat, Enim Yasmi, S.Sos., berbagi ilmu mengenai persyaratan menjadi pembawa acara dan hal-hal yang harus dihindari oleh pembawa acara. Hal ini disampaikannya pada hari kedua Pelatihan Pengelolaan Publikasi Kehumasan dan Keprotokoleran Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (8/10). Acara ini diadakan oleh Biro Perencanaan Administrasi Kerjasama dan Humas UNP di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan.
Enim menyampaikan untuk menjadi seorang pembawa acara harus memiliki sembilan kriteria yang harus dipenuhi. Di antaranya memiliki rasa percaya diri, ia mangatakan bahwa kalau seorang pembawa acara tidak memiliki rasa percaya diri maka saat membawakan sebuah acara dia akan gemetaran. Selain itu, menurut Enim seorang pembawa acara juga harus memiliki mental yang kuat, mempunyai volume suara yang baik, mempunyai sikap dan pembawaan yang baik, dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat, menguasai penggunaan sound system, serta memiliki sifat rendah hati.
Selain itu, Enim juga menyampaikan hal-hal yang harus dihindari oleh pembawa acara. Di antaranya ucapan penghormatan dan terimakasih yang terlalu panjang, mengulas-ulas pembicaraan pembicara sebelumnya, mondar-mandir saat acara berlangsung, serta sikap yang sombong.
Di akhir acara, ia juga mengajak peserta untuk mempraktikkan sebuah acara pelantikan pejabat Eselon dua. Pada praktik ini, semua peserta dilibatkan mulai menjadi pemeran rektor, dekan, sampai dengan protokeler sebuah acara.
Reporter: Debi Gunawan*
Editor : Oktri Diana Putri*
Komentar (0)