Ratusan suporter mengantri di depan pintu masuk Gelanggang Olah Raga (GOR) Universitas Negeri Padang (UNP) untuk dapat menonton pertandingan futsal pada laga lanjutan kompetisi Rektor Cup UNP 2016, Kamis malam (7/10).
Sebelumnya, tersebar isu bahwa salah seorang pemain dari Jurusan Manajemen D3, Fakultas Ekonomi (FE) akan meminta maaf pada seluruh suporter yang ada di GOR, dan sekaligus membotaki rambutnya pada saat yang sama. Ia mengaku bersalah telah memukul suporter dari mahasiswa Fakultas Teknik (FT) yang kebetulan adalah Ketua Himpunan Mahasiswa Elektronika.
Terlihat penjagaan ketat oleh anggota Resimen Mahasiswa pada setiap pintu masuk yang ada di GOR, serta diwajibkan membayar uang masuk bagi yang ingin menonton. Hal ini dikeluhkan suporter. Beberapa dari mereka mengaku kecewa karena ditutupnya semua pintu masuk. "Kami kecewa, ini acara kita semua. Kenapa dilarang masuk seperti ini," ujar Bento, mahasiswa Teknik Mesin TM 2011.
Dedi selaku Ketua Unit Kegiatan Olahraga membenarkan bahwa tidak adanya pelarangan dari panitia kepada penonton untuk masuk ke GOR. Hanya saja sedikit dibatasi demi kelancaran acara. Bagi penonton yang dikenai uang masuk, nantinya akan digunakan untuk kebersihan dan keamanan. "Ini adalah program sudah kami rencanakan sebelumnya, tidak ada kaitannya dengan masalah FE dan FT," tegasnya.
Penulis: Arrasyd
Editor: Fakhruddin Arrazzi
Komentar (0)