Radio milik FT UNP yang dikenal dengan nama Himanika vakum sejak semester genap tahun 2011. Hal ini disesalkan oleh sebagian mahasiswa, seperti halnya Sendri Usman, mahasiswa Jurusan Teknik Komputer Jaringan TM 2007. Ia sempat mengaku kecewa dengan tidak beroperasinya radio yang berfrekuensi 106,9 FM. Menurutnya kehadiran radio Himanika sangat membantu mahasiswa FT dalam mendapatkan berbagai informasi penting mengenai akademik. "Semoga radio ini cepat diperbaiki agar bisa beroperasi kembali," harapnya Senin (25/7).
Ketika dikonfirmasi ke Sekretaris Umum Radio Himanika, Zainul Ardi, mengatakan vakumnya radio yang jangkauan frekuensinya lima kilometer ini di karenakan dalam masa perbaikan perangkat yang sedang dilakukan pihak jurusan. Ia menjelaskan walaupun radio ini vakum tapi sistem kepengurusan tetap berjalan dengan semestinya seperti melakukan pengadaan peralatan, perbaikan radio atau evaluasi, dan mempersiapkan pembentukan kepengurusan baru.
Menurut Ketua Jurusan Elektronika FT, Drs. Efrizon, M.T, kevakuman radio di karenakan dua masalah yaitu masalah administrasi dan peralatan. Masalah administrasi berkaitan dengan kejelasan status radio itu sendiri, apakah radio ini termasuk radio komunitas atau radio professional. Di samping administrasi, peralatan yang sudah terlalu tua juga menjadi masalah. "Memang sudah layak untuk diperbaiki," ujarnya, Rabu, (27/7). Ia menambahkan, radio ini akan kembali aktif dalam periode Juli - Desember tahun ini.
Ia mengatakan akan mengkoordinir direktur Radio Himanika dalam beroperai agar nantinya manajemen organisasi lebih jelas. "Agar bisa dipertanggungjawabkan pekerjaannya," ujarnya. Mengenai pemilihan direktur radio akan dipilih oleh seluruh mahasiswa jurusan elektronika. Ia juga mengatakan kepengurusan Radio Himanika terbuka untuk seluruh mahasiswa UNP. "Sehingga semuanya dapat berpartisipasi dalam bidang komunikasi," tutupnya. Rita*,Winda*.
Komentar (0)