Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Republik Indonesia, Eko Putro Sadjojo memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Padang (UNP), Kamis (8/9). Acara dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Prof. Irwan Prayitno, Rektor UNP, Prof. Ganefri, P.hD. beserta jajaran, dan mahasiswa UNP serta sivitas akademika UNP lainnya.
Pada materinya, Eko menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki lahan tropis terbesar ke dua di dunia dan lebih dari 80% masyarakat pedesaan hidup dari sektor pertanian. Oleh sebab itu, kata Eko, pemerintah akan membuat gerakan nasional, dan desa harus mempunyai skala yang cukup dalam menjalankan program tersebut. "Tidak hanya dari pemerintah, masyarakat desa juga harus mempersiapkan diri untuk itu," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, permasalahan yang selama ini terjadi pada masyarakat desa adalah kurangnya keahlian dan kemampuan dalam mengolah pertanian dengan baik. Hal tersebut disebabkan masyarakat tidak konsisten dengan produk yang mereka hasilkan. "Kecenderungan masyarakat adalah selalu menggonta-ganti isi perkebunan yang mereka kelola," sambungnya. Hal tersebut menurut eko, juga menyulitkan konsumen untuk memburu produk yang akan mereka beli.
Permasalahan lain yang menyebabkan masyarakat desa kesulitan dalam memasarkan hasil pertanian mereka menurut Eko adalah karena harga jual yang mahal. Sekali pun petani Indonesia memiliki hasil panen yang melimpah, namun kebanyakan masyarakat tetap menjadi konsumen dari produk luar negeri. Sebab, harga produk luar yang lebih murah.
"Mahalnya harga produk dalam negeri ini, disebabkan tingginya biaya yang harus dikeluarkan petani dalam proses pengelolaan produk," tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa solusi dari permasalahan ini adalah pemerintah dan masyarakat harus membuat desa binaan, yang mana sebuah desa konsisten dengan produk yang mereka kelola, sehingga masyarakat fokus pada produk yang dihasilkan. "Satu desa fokus dengan satu produk yang dikembangkan," pungkasnya.
Selain kuliah umum, pada acara yang berlangsung di gelanggang olahraga UNP ini, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman UNP dengan Menteri DPDTT. Nota kesepahaman ini berlaku dalam jangka waktu lima tahun. Kerja sama dilakukan di bidang Tridharma perguruan tinggi meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.
Reporter: Sri Gusmurdiah
Editor: Fitri Aziza
Komentar (0)