Sindikat Musik Penghuni Bumi (Simponi), sebuah Grup band Indonesia, melakukan kampanye musikal pada acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Provinsi Sumatra Barat, Kamis (1/9).
Simponi merupakan grup band yang mempunyai pengertian, makhluk bumi yang berperan lewat musik untuk keadilan & kelestarian. Melalui kampanye musikal yang diwakili oleh M. Berkah Gamulya (player-manager Simponi) tersebut, mereka memaparkan materi tentang hak anak dalam undang-undang dan berbagai fakta serta data tentang kekerasan yang terjadi pada anak-anak dan perempuan.
Gamulya mengatakan, ada 31 hak anak yang harus dipenuhi, di antaranya hak bermain, berkreasi, berpartisipasi, dan sebagainya. Ia juga menjelaskan bahwa dari 87 juta anak Indonesia, persentase anak yang terkena tindak kekerasan pada 2010 adalah sebanyak 42%, 2011 sebanyak 58%, 2013 sebanyak 62%, 2014 sebanyak 32%, dan 2015 sebanyak 32% .
Selain itu, telah terjadi sebanyak 3.971 kasus tindak kekerasan di 34 provinsi di Indonesia. Jenis kekerasan fisik sebanyak 30 %, kekerasan nonfisik 19%, dan kekerasan seksual 51%. Sedangkan persentase tempat terjadinya kekerasan, di rumah sebanyak 24%, di sekolah 16% dan di lingkungan 56%.
"Setiap hari, terjadi 881 kasus kekerasan di Indonesia dan 135 kasus setiap bulan terhadap anak. Sementara di India, terjadi pemerkosaan satu kali setiap 20 menit," paparnya.
Reporter: Laila Marni*
Editor: Fitri Aziza
Komentar (0)