Muharam Jurnalisme Collage (MJC) merupakan sekolah jurnalistik pertama yang didirikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. Sekolah ini didirikan oleh mantan aktivis '98 yang pernah menjabat sebagai sekretaris AJI Banda Aceh. Menurut Maimun, Rektor MJC, sekolah ini berdiri dilatarbelakangi oleh lemahnya jurnalistik di Indonesia, khususnya di Aceh.
MJC memiliki empat kelas, yaitu kelas Cetak, TV, Radio, dan Fotografi. Konsep pendidikan yang ditawarkan pun terbagi dua. Pertama konsep pembangunan karakter yang diajarkan dalam kuliah umum. Dan yang kedua adalah konsep skill yang diajarkan secara khusus. Tujuannya adalah agar dapat menghasilkan insan jurnalis yang tidak hanya cakap di bidangnya, namun juga bermoral. " Jurnalis profesional tidak hanya ahli dalam masalah skill, tapi juga taat pada etika " ungkap Maimun, Selasa (13/9).
Sistem perkuliahan disini ini dilaksanakan dua kali seminggu, yakni pada hari Jum’at dan Sabtu. Staf pengajar sendiri didatangkan dari lokal, nasional, bahkan internasional. Sekolah yang masih berumur empat tahun ini telah banyak mencetak lulusan-lulusan yang dapat diperhitungkan, khususnya di media lokal. Menurut Maimun, hal yang paling penting dibangun di dalam pers bukan pada peningkatan kualitas skill, melainkan membangun kesatuan dan saling mendukung. Via
Komentar (0)