Museum Adityawarman, Padang Sumatra Barat (Sumbar) mengadakan Pembukaaan Pameran yang bertemakan Kerajaan-kerajaan di Minangkabau dalam Lintasan Zaman. Selain pameran, juga ada diskusi, atraksi budaya, serta pameran keliling dari Museum Kebangkitan Nasional Jakarta yang dihadiri berbagai macam undangan. Di antaranya, Gubernur Sumbar yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Barat Dr. H. Ali Asmar, M.Pd., Bupati dan Wali Kota se-Sumbar, Rombongan dari Jawa Tengah, Museum Kebangkitann Nasional Jakarta, Forum Komunikasi Daerah Provinsi Sumbar, Guru Sejarah se-Kota Padang, Bundo Kanduang se-Sumbar, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Seniman, Budayawan, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa, Sekolah, Instansi pemerintah se-Sumbar lainnya.
Pada pembukaan sekaligus peresmian acara, Selasa (9/8), Kepala Dinas Pendididkan dan Kebudayaan Peovinsi Sumbar Drs. Syamsulrizal, M.M. selaku Ketua Penyelenggara, mengatakan, dalam rangka menimbulkan dan mengembangkan jiwa nasionalisme dan kesadaran berbudaya bagi generasi muda, museum sebagai wadah benda-benda bersejarah dan budaya, untuk itu mensosialisasikan warisan budaya melalui kegiatan-kegiatan ini. Sehingga tumbuh masyarakat yang berbudaya serta bersama pemerintah untuk memelihara warisan leluhur bangsa.
Dalam pameran ini juga diikuti oleh pameran Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Demak, serta Museum Kebangkitan Nasional Jakarta. "Pameran ini akan digelar selama satu tahun yang dibuka hari ini, dapat diikuti oleh peserta didik, mahasiswa, guru-guru, dan masyarakat," jelasnyaya.
Dilanjutkan oleh Ketua Asosiasi Museum Indonesia (AMI), Putu Supadma Rudanamengatakan bahwa peran AMI yakni memperjuangkan aspirasi permuseuman di Indonesia, bagaimana anggaran permuseuman ini merangkum sapta karsa pemuseuman. Karena anggaran APBN untuk kebudayaan tidak lebih dari 1%. Ke depan harapannya agar anggarannya ditingkatkan, sehingga pemuseuman bukan saja menjadi rumah peradaban tertinggi. "Tapi museum menjadi taman kota yang penuh nilai yang bisa diinspirasikan oleh masyarakat," tambahnya.
Lebih lanjut, sambutan dari Sekda Provinsi Sumbar, Drs. H. Ali Asmar, M.Pd. sekaligus membuka acara pameran secara resmi. Peresmian ini disimbolkan dengan pemukulan gong oleh Sekda Provinsi Sumbar, Ketua AMI, serta Kepala Museum Adityawarman.
Event ini juga dimeriahkan oleh atraksi budaya dari pelajar dan siswa dari Yayasan PT. Semen Padang dan dilanjutkan dengan pameran dan diskusi Kerajan diMinangkabau dalam Lintasan Zaman.
Penulis: Lutfi Darwin*
Editor: Ranti Maretna Huri
Komentar (0)