Kurang lebih 559 mahasiswa baru (maba) Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) Universitas Negeri Padang keluar dari pintu Gelanggang Olahraga (GOR) Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP) UNP, Jumat (19/8). Masing-masing maba tampak mengenggam stiker PKKMB FPP UNP 2016 yang diberikan sebagai kenang-kenangan oleh panitia acara.
"Untuk acara dua hari ini telah berjalan lancar sesuai dengan acara," ujar Ahmad Fitra, Koordinator Keamanan PKKMB FPP UNP.
Fitra pun menjelaskan bahwa tidak terjadi kekacauan selama acara dan tidak ada tindakan perpeloncoan. "Hanya beberapa maba tidak mengikuti disiplin PKKMB," jelasnya.
Hari pertama PKKMB, kata Fitra terdapat 15 maba yang datang terlambat, sedangkan hari kedua hanya 10 maba. "Untuk pelanggaran lain tidak ada, hanya telat dan 8 orang yang rambutnya dipotong," jawab Fitra saat ditanyakan pelanggaran selama acara.
Hal senada disampaikan oleh Franata Sinaga, anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) UNP. Menurut Franata, PKKMB yang berlangsung di FPP terlihat biasa saja. "Sampai akhir acara tidak ada tindak kekerasan yang kami temui," ungkap laki-laki yang menggunakan seragam Menwa ini.
Franata juga menambahkan bahwa secara keseluruhan tahun ini PKKMB di UNP jauh lebih aman.
Gizel Gradinta, maba Jurusan Manajemen Perhotelan mengungkapkan bahwa keamanan selama PKKMB di FPP menjadi nilai tambah dari keseluruhan acara, "Salut buat seniornya, keamanannya jadi nilai plus," tutup Gizel, Jumat (19/8).
Reporter: Yulia Eka Sari
Editor: Ermiati Harahap
Komentar (0)