"Seluruh komponen panitia PKKMB, harus besinergi, berkoordinasi, saling mengoreksi serta evaluasi harus dilakukan, sebagai kunci menutupi kelemahan dan celah yang tidak baik," ujar Drs. Suryanef, M.Si., WD I FIS, Kamis (18/8).
Selain menggali potensi dari minat dan bakat, jauh lebih penting adalah mengasah kemampuan intelektual mahasiswa sebagai generasi masa depan bangsa. Mengajak berfikir kritis dengan cara mencari solusi dari sebuah persoalan, studi kasus, dan masalah dari topik yang berkenaan dengan persoalan kemasyarakatan dan kenegaraan. "Dari awal menjadi mahasiswa, harus diajak berpikir kritis terhadap persoalan sosial masyarakat ataupun bangsa dan negara," ujar Drs. Suryanef, M.Si., Wakil Dekan (WD) I Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP), yang disampaikan pada acara pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FIS hari pertama, Kamis (18/8).
Selain itu, Suryanef menambahkan dengan PKKMB ini dapat membangun kepercayaan diri dikalangan mahasiswa baru sebagai insan akademik ataupun intelektual masa depan, punya karakter yang baik, punya motivasi dan kemauan keras, juga disiplin. "Karena itu termasuk indikator-indikator yang menjadikan suatu bangsa maju dan memiliki harga diri," tambahnya.
Selanjutnya, Suryanef juga berpesan kepada seluruh panitia agar benar-benar memberi pelayanan yang prima kepada mahasiswa baru, seperti kebutuhan-kebutuhan riil seperti tempat ibadah, toilet, dan lain sebagainya. "Termasuk bimbingan bersifat akademik, sehingga tidak terjadi pendekatan lain yang mengarah kepada perpeloncoan."
Lebih lanjut, Suryanef berpesan kepada senior agar mempunyai bekal yang cukup untuk menghadapi mahasiswa baru. Tidak sekadar mengatur dan menghardik. "Sehingga bisa menjadi contoh bagi mahasiswa baru," harapnya.
Repoter: Gezal Sabri*
Editor: Ranti Maretna Huri
Komentar (0)