Museum Adityawarman Padang, Sumatra Barat (Sumbar) mengadakan diskusi yang bertemakan Kerajaan-Kerajaan Minangkabau pada Era Lintasan Zaman di Ruang rapat Museum Adityawarman Padang, Selasa (9/8). Acara ini menghadirkan tiga pemateri, yakni Drs. Syamsulrizal, M.M, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar, Dr. Muhammad Nur,M.S, Dosen Pendidikan Sejarah Universitas Andalas (UNAND), dan Dr. Nopriyasman Staf Pengajar Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya UNAND.
Acara ini mengundang perwakilan dari berbagai kalangan seperti pemuka masyarakat, dosen dan mahasiswa Sejarah se-Sumbar, guru sejarah se-Kota Padang, Bundo Kanduang se-Sumbar, serta dari berbagai instansi se-Sumbar.
Ketua Pelaksana, Yunelvis mengatakan bahwa acara ini sebagai ajang perkenalan untuk masyarakat agar mengetahui sejarah kerajaan yang ada di Sumbar. "Masyarakat sekarang masih banyak yang tidak tau akan sejarah dan setelah acara ini diharapkan dapat sedikit pencerahan," ujarnya.
Yhohannes Neoldi selaku perwakilan Bundo Kanduang dari Batusangkar mengatakan bahwa diskusi tersebut sangat bagus. Namun, ia menyayangkan pembahasan materi yang kurang terarah. "Kalau mengkaji mengenai sejarah dan kebudayaan ada baiknya satu-satu jangan sampai bercampur," ujarnya. Yhohannes berharap agar kegiatan ini bisa dilanjutkan dengan konsep yang lebih terarah.
Reporter: Arrasyd*
Editor: Ermiati Harahap
Komentar (0)