Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. H. Ganefri, Ph.D. mengimbau agar mahasiswa senior tidak melakukan perpeloncoan terhadap mahasiswa baru (maba). Hal ini disampaikan oleh Ganefri pada rapat persiapan pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2016 di Ruang Sidang Senat lantai tiga, Jumat (5/8). "Tidak ada perpeloncoan terhadap PKKMB ini," tegasnya.
Lebih lanjut, Ganefri menginginkan agar mahasiswa menjaga lingkungan UNP tetap kondusif, tertib, dan aman. Jika nanti ada perkelahian, pihak universitas akan menindak tegas pelaku. "Kita mengharapkan lingkungan yang kondusif. Mahasiswa yang berkelahi akan dikeluarkan, apa pun alasannya," ancam Ganefri.
Imbauan Ganefri tersebut sejalan dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir. Sebelumnya dikutip dalam laman www.kopertis12.or.id, Nasir mengatakan bahwa perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dilarang untuk melakukan ospek dengan kekerasan. Larangan ini telah diinformasikan melalui surat edaran tentang larangan melakukan ospek dengan kekerasan. Perguruan tinggi yang tidak menaati aturan tersebut akan mendapat sanksi akademik.
Pada kesempatan ini, Ganefri juga menjelaskan bahwa PKKMB akan dilaksanakan pada 18-19 Agustus 2016 mendatang. Pelaksanaannya masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni maba dibagi dalam setiap gugus dan mendengarkan materi sesuai dengan yang telah direncanakan. Ia mengharapkan dalam pelaksanaan PKKMB ini, disiplin menjadi perhatian yang serius. Maba harus dididik sejak dini untuk disiplin. "Disiplin harus ditegakkan," tegasnya.
Penulis: Fitri Aziza
Editor: Ermiati Harahap
Komentar (0)