Guru muda yang terhimpun dalam program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T) dari Universitas Negeri Padang (UNP) Angkatan V Wilayah Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat, kembali menyalurkan donasi pendidikan untuk kedua kalinya. Donasi tersebut telah diserahkan pada Sabtu, 16 Juli 2016 di SD YPK Immanuel Buk, Kampung Buk, Distrik Buk, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong yang diwakili oleh Kepala Seksi Manajemen Pelayanan Pendidikan Dasar, Kepala Kampung Buk, Ketua PHMJ Immanuel Buk, Kepala SD YPK Immanuel Buk, Panitia Pelaksana, masyarakat se-Distrik Buk, siswa SD YPK Immanuel Buk dan SMP YPK Satap Buk.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman SM-3T yang memiliki perhatian pada SD YPK Immanuel Buk. Ini baru pertama kali diadakan sejak SM-3T jilid II–IV di Distrik Buk," apresiasi Kepala SD YPK Immanuel Buk, Barnabas Yable, S.Pd.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong yang diwakili Kepala Seksi Manajemen Pelayanan Pendidikan Dasar juga mengucapkan terima kasih kepada para guru SM-3T UNP yang telah membawa anak-anak di Kabupaten Sorong ke masa depan yang lebih baik.
Kepanitiaan pada donasi pendidikan SM-3T UNP tahap II ini terdiri atas Andre Dhira Darma, S.Pd. sebagai ketua panitia pelaksana donasi pendidikan tahap II, Hasan Asyhari, S.Pd. sebagai sekretaris, Nofia Lola Putri, S.Pd.sebagai bendahara, Nanang Septyadi, S.Pd. sebagai kordinator divisi acara, Dion Saputra, S.Pd. sebagai koordinator divisi perlengkapan, Riki Oktaviandri, S.Pd. sebagai koordinator divisi transportasi, Agung Mulya, S.Pd. sebagai koordinator divisi dokumentasi dan Jonni Arianto Rangkuty, S.Pd. sebagai koordinator divisi konsumsi.
Kedatangan rombongan guru SM-3T UNP ini disambut meriah dengan penampilan tarian "Tokok Sagu" yang melambangkan bahwa tuntutlah ilmu itu harus dituntut sebanyak-banyaknya agar tidak ketinggalan zaman. Rombongan pun terkesima dengan aksi tersebut. Selanjutnya, rombongan istirahat di rumah dinas sekolah.
Andre melaporkan bahwa donasi pendidikan yang diberikan, berupa seragam sekolah, buku tulis, dan pakaian untuk masyarakat Buk. Para guru SM-3T asal ranah Minang ini melakukan pengumpulan donasi sejak awal Mei hingga awal Juli 2016. Dana tersebut digunakan untuk membeli paket sekolah, berupa seragam sekolah, buku tulis, susu kotak, dan transportasi perjalanan ke lokasi penyaluran donasi. Pendanaan juga bersumber dari iuran panitia dan para guru SM-3T yang tidak terlibat dalam kepanitiaan. Pada penyaluran donasi pendidikan Tahap I tanggal 30 April 2016 yang lalu, SM-3T UNP telah mendonasikan 1000 Paket Sekolah untuk Papua
Komentar (0)