Hari raya Idul Fitri menjadi momen bagi umat Islam untuk mengunjungi sanak-saudara, menguatkan silaturahmi antarsesama, dan saling memaafkan. Namun, di Padang, Sumatra Barat, lebaran menjadi hari yang ditunggu bagi anak-anak untuk menjalankan tradisi manambang.
Tradisi manambang merupakan tradisi anak-anak pergi bertamu ke rumah tetangga. Kemudian, tetangga yang dikunjungi akan memberikan sejumlah uang kepada mereka. Tak ayal, tradisi ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengumpulkan uang.
Dasril (12), misalnya. Setelah mengerjakan salat Id di mesjid, dia pun pamit kepada orangtuanya yang ada di rumah untuk pergi manambang, Rabu (6/7). Menurut pengakuannya, empu tiap-tiap rumah memberikannya uang dengan pecahan bervariasi, mulai dari Rp2.000,00; Rp5.000,00; hingga Rp10.000,00.
"Tahun patang, awak berhasil mandapek an pitih duo ratuih ribu dari manambang. (Tahun kemarin, saya berhasil mendapatkan uang dua ratus ribu dari manambang-red)," akunya. Biasanya, Dasril akan menggunakan uang yang didapatkan untuk membeli mainan dan membiayai keperluan sekolah.
Salah seorang warga, Parni (62), menjelaskan bahwa tradisi manambang ini sangat bagus untuk mengajarkan tata-krama bertamu kepada anak-anak. Dia mengaku telah menyiapkan sejumlah uang untuk anak-anak yang pergi manambang ke rumahnya. "Setiap anak mendapatkan Rp2.000,00," ujarnya.
Penulis: Fakhruddin Arrazzi
Komentar (0)