Di kampus, Pelita memiliki seorang teman bernama Adin yang berasal dari Batak. Adin memiliki watak preman yang selalu mengingatkan Pelita. Pelita juga kenal dengan Putri Melati namun Pelita tidak menyukai putri karena ia menggenakan jilbab lebar. Selain Adin dan Putri, Pelita juga berkenalan dengan Hafiz yang merupakan tokoh cupu. Pelita suka menganggunya dengan meminta Hafiz untuk menjadi pacarnya.
Sementara, di sisi lain, Pelita juga sudah memiliki seorang pacar. Namanya Ilham. Mereka sudah menjalin cinta selama tujuh tahun terakhir. Pelita pun yakin bahwa Ilhamlah pendamping hidupnya nanti. Meskipun begitu, Pelita juga membenci sikap Ilham yang suka menyuruhnya untuk mengenakan jilbab. Tetapi, Pelita menolak karena tanpa jilbab pun dia bisa menjaga diri.
Suatu hari, ketika Pelita dan Adin makan di sebuah kafe, ada segerombolan preman yang membanding-bandingkan prilaku orang "yang terbungkus rapi" dengan yang tidak. Di sanalah, Pelita mulai sadar bahwa ternyata orang yang selama ini diganggu, yakni Putri dan Hafiz, banyak dipuji orang karena kebaikan mereka. "Novel ini bercerita tentang hijrah. Bagaimana kelanjutan kisahnya, silahkan baca saja langsung novelnya ya," ujar Rahmi.
Penulis: Fakhruddin Arrazzi
Editor: Ermiati Harahap
Komentar (0)