Berita

Kebebasan Pers dan Etika Jurnalistik

Hari ketiga Training Internet Freedom and Privacy Right yang diadakan oleh Lembaga Badan Hukum (LBH) Pers Padang membahas tentang Kebebasan Pers dan Etika Jurnalistik, Minggu (31/1). Pada pembahasan itu, dihadirkan salah seorang pendiri Asosiasi Pers Mahasiswa (ASPEM), Hendra Makmur sebagai pemateri.

Dalam materinya, Hendra mengatakan bahwa kode etik bertujuan agar wartawan tidak sewenang-wenang sehingga orang lain atau publik tidak dirugikan. "Wartawan wajib mematuhi kode etik agar berita yang dimuat menjadi layak," jelas Hendra di acara yang berlangsung di Hotel D’ox Ville itu.

Hendra juga menambahkan bahwa objek penegakan kode etik adalah produk dari jurnalistik itu sendiri. Selain objek, penegakan kode etik lainnya adalah perilaku, sikap atau tindakan jurnalis ketika melaksanakan peliputan di lapangan. "Teknik peliputan harus sesuai dengan etika," kata Hendra.

Penulis: Ermiati Harahap

Editor: Neki Sutria

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Ermiati Harahap
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Umum
Diedit & Diverifikasi oleh: Neki Sutria (Editor Redaksi)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.