SKK Ganto. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang mengadakan diskusi bersama jurnalis dan blogger se-Kota Padang, Rabu (27/7). Acara yang berlangsung di Gedung Abdullah Kamil Yayasan Genta Budaya Padang ini dihadari 40 peserta berasal dari berbagai media, baik media cetak dan media online. Di antaranya hadir okezone.com, vivanews.com, Harian Singgalang, Haluan, Padang Ekspres, Suara Kampus IAIN dan Radio Arbes FM. Acara yang bertema New Media dan Problematika Etika Jurnalistik menghadirkan Agus Sudibyo Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakkan Etika Dewan Pers.
Agus menjelaskan, kehadiran new media membawa dampak negatif terhadap citra jurnalis, disebabkan karena sulitnya mencari pertanggungjawaban dari pihak yang melakukan pemberitaan. Apalagi ditambah dengan munculnya pihak-pihak tak bertanggungjawab yang menyajikan berita bersifat judgement dari pada informatif. Sehingga, pihak dewan pers berinisiatif untuk membentuk kode etik bagi jurnalis new media. "Ditujukan untuk menekan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi selama ini, terutama di media online," tegas Agus disela-sela acara.
Hendra Makmur selaku ketua pelaksana, menuturkan bahwa acara ini diangkatkan karena banyaknya pelanggaran kode etik jurnalis yang terjadi, terutama di new media. Untuk follow-up kedepan, penegasan kode etik ini akan semakin gencar diterapkan, baik itu di lingkungan AJI sendiri maupun jurnalis pada umumnya. Silvi*
Komentar (0)