Siang itu, Kamis (10/12) beberapa mahasiswa tampak memenuhi halaman depan gedung Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Padang (UNP). Dinaungi tenda yang dipasang di halaman tersebut, mereka menggelar dagangannya di atas meja-meja kayu coklat yang disusun menjadi tiga barisan. Sekitar kurang lebih 247 mahasiswa FE ikut serta dalam acara Expo Kewirausahaan yang digelar oleh FE UNP.
Salah satu pedagang, Zuwitha Marsela SW, Mahasiswa Akuntansi Tahun Masuk (TM) 2013 bersama tiga temannya yang tergabung dalam kelompok Kecebong menjual tiga jenis produk. Diantaranya kerumikute (kerupuk mie kuah sate), sala bulat, dan bakwan jagung. Masing-masing produk dijual dengan harga Rp1.500,-, Rp500,- dan Rp1.000,-. "Produk kami dibuat dengan bahan yang berkualitas," ujar mahasiswa yang sudah berjualan selama dua tahun ini, Kamis (10/12).
Awalnya Zuwitha berjualan karena tuntutan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan kuliah. Ia harus memenuhi kebutuhan kuliahnya sendiri, selain dari uang kos dan uang UKT, "Untuk kebutuhan kuliah seperti fotokopi, saya coba penuhi sendiri," ungkapnya. Meskipun laba awal penjualannya sedikit dan sempat pesimis dengan hal tersebut, namun salah satu temannya memberi saran terkait dagangannya saat itu. "Gak apa-apa kok, mungkin ukuran sala-nya yang terlalu kecil, bisa diperbaiki kembali," tutur Zuwitha menirukan nasehat temannya.
Bersama ketiga temannya, Anggi Trisiana, Alfiah Safitri dan Resti Febriya Ningsih, yang juga merupakan mahasiswa Jurusan Akuntansi TM 2013, Zuwitha berpesan pada teman-teman sesama mahasiswa agar tidak takut untuk mencoba, walaupun kemudian gagal. "Karena kegagalan itu yang akan membuka pintu kesuksesan," pesannya.
Penulis: Yulia Eka Sari
Editor: Dwi Suharadita*
Komentar (0)