Kerajinan Oshibana ditujukan untuk mewadahi guru-guru di Indonesia dalam mengembangkan media pembelajaran.
"Memanfaatkan tumbuhan untuk media pembelajaran tidaklah sulit," ujar Mutia H.Prasodjo seorang Insinyur Kelautan Universitas Diponegoro yang menggeluti Kerajinan Oshibana, Sabtu (28/11).
Mutia menyatakan, Kerajinan Oshibana merupakan Kerajinan Bunga Press yang dalam proses produksinya bermanfaat untuk mengasah kemampuan berkreativitas anak didik.
"Dengan menggerakkan tangan, akan memicu sel-sel otak untuk berkembang aktif," katanya saat mengahadiri Seminar Nasional Pendidikan yang diadakan oleh Wadah Pengkajian dan Pengembangan Sosial Politik di Aula Pascasarjana Universitas Negeri Padang.
Mutia menambahkan bahwa ia ingin menularkan apa yang pernah dilakukan oleh Engku Syafe’i di Institut Nasional Syafei (INS) Kayu Tanam. Mutia juga berharap, dengan kemampuan memanfaatkan tumbuhan, guru-guru mampu memberikan keindahan pada pembelajaran di sekolah.
Berkat kiprah Oshibana tersebut, pada peringatan Hari Guru Nasional 2015, Mutia telah menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Anies Baswedan.
Penulis: Fitri Wijaya*
Editor: Ermiati Harahap
Komentar (0)