Rendahnya minat menulis mahasiswa terjawab saat Leni Marlina S.S., M.A., melayangkan pertanyaan dalam Seminar Jurnal Ilmiah yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa Universitas Negeri Padang, Minggu (22/11) lalu. Jumlah peserta yang acung jempol terhitung jari saat ditanya siapa saja yang pernah menulis proposal Program Kreativitas Mahasiswa. Selain itu, Leni juga menanyakan apakah peserta aktif membaca artikel pada web jurnal ilmiah Pendidikan Tinggi dalam dan luar negeri. Namun, hanya beberapa orang saja mengacungkan jari, mengaku pernah membaca.
Leni mengajak peserta agar mampu mengembangkan kemampuan menulis artikel ilmiah. Hal ini katanya akan bermanfaat bagi peserta dalam penulisan skripsi, tesis, maupun disertasi. "Dengan menulis karya ilmiah, saudara-saudara ikut menyumbang untuk mengembangkan ilmu pengetahuan," katanya.
Walaupun reward maupun perhatian khusus pihak fakultas kepada mahasiswa yang aktif menulis tidak terlalu terlihat geliatnya, Leni mengatakan bahwa sebagai mahasiswa harus produktif menulis. Leni juga mengatakan bahwa dirinya akan menerima dengan baik jika ada mahasiswa yang berhasil membuat tulisan ilmiah yang bermanfaat.
Lebih lanjut Lina menambahkan bahwa untuk mencapai taraf maksimal dalam keterampilan menulis, tidak terlepas dari usaha untuk mencoba dan memublikasikan tulisan yang dihasilkan. "Cendekiawan atau tidaknya sebuah instansi berkaitan dengan karya yang dihasilkan, salah satunya artikel ilmiah yang dipatenkan," tegas Lina.
Penulis : Fitri Wijaya*
Editor: Fitri Aziza
Komentar (0)