Layout terdiri atas beberapa elemen, yakni berupa teks, gambar, dan invisible element. Teks digunakan untuk memasukkan kata-kata dan kalimat. Beberapa dari elemen teks antara lain : sub judul, caption, dan lead line. Gambar/visual biasanya berupa foto. Sedangkan invisible element merupakan tata letak antara teks dan gambar sehingga letaknya terpadu. Hal ini disampaikann oleh Surianto Rustan, seorang graphic designer, author, speaker, dan lecturer, pada hari ke-4 Pelatihan Keterampilan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PKJTLN) Surat Kabar Kampus (SKK) Ganto Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (11/11). Pelatihan berlangsung di Mes UNP kampus cabang Bukittinggi.
Sejalan dengan materi tentang desain grafis dan layout, Surianto Rustan menjelaskan bahwa layout terdiri dari beberapa jenis, yaitu column gripd, modular grid, manuscript grid, dan hierarchical grid. Column grid biasanya terdiri dari dua atau tiga kolom, modular grid merupakan grid kompleks yang terdiri dari kotak-kotak vertikal maupun horizontal, manuscript grid biasanya hanya satu kolom saperti pada novel dan cerpen, dan hierarchical grid menekankan pada suatu hal. "Untuk kriteria layout, itu dibuat berdasarkan apa tujuannya dan siapa audience kita," jelas Surinto.
Prinsip dasar pada layout ada empat yaitu sequence/flow, emphasis, balance dan unity. Sequence atau hirarki membentuk provokatif, berwarna, dan strategis. Balance merupakan keseimbangan antara gambar dan tulisan, emphasis yaitu prinsip yang memberikan penekanan-penekanan tertentu pada penataan, sedangkan unity merupakan prinsip dasar dalam menata teks, gambar, dan warna sehingga membentuk satu kesatuan.
Lebih lanjut Surianto mengatakan, ada beberapa kesalahan pada saat melayout. Kesalahan yang sering terjadi pada saat melayout antara lain mengenai jumlah konten, posisi, background, jenis huruf, sifat huruf, jarak, lebar baris, test print, style guide dan eksplorasi. Melayout bukanlah hal yang mudah sehingga jumlah konten tulisan terkadang berlebihan dan dipadatkan pada saat melayout. Selain itu, saat melayout sering terjadi posisi yang tidak seimbang dan background yang tidak sesuai dan sering terlalu kontras.
Penulis: Rif’il Husniyah*
Editor : Dwi Suharadita*
Komentar (0)