Pada minggu ke-8 pelaksanaan krida, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan penutupan krida di ruang Teater Tertutup FBS, Minggu (25/10).
Penutupan krida yang diikuti 800 Mahasiswa Baru (Maba) FBS ini menampilkan drama yang dipersembahkan oleh masing-masing kelompok krida. Diantaranya kelompok kerohanian, jurnalistik, musik, film dan fotografi, tari, Master of Ceremonies, desain grafis, drama, kejepangan serta seni rupa.
Bendera Setengah Tiang salah satu tema drama yang ditampilkan oleh kelompok drama. Drama ini menceritakan tentang perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajahan. Yulia Sesmita, salah satu peserta krida berharap drama yang ditampilkan dapat meninggalkan kesan dihati semua yang menyaksikan.
Salah seorang panitia, Silvia mengatakan bahwa krida adalah wadah awal untuk maba dapat saling mengenal satu sama lain dan memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap sebuah aspek pemikiran. "Krida adalah kegiatan yang positif," tegasnya.
Iqbal Lupi Maulana, selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa krida tahun ini memiliki perbedaan dari krida tahun sebelumnya. Krida yang sebelumnya hanya berjumlah 9 kelompok sedangkan krida tahun ini10 kelompok. "Krida kejepangan baru diadakan di tahun ini," jelas Iqbal.
Penulis: Fauziah*, Dika*
Editor: Ermiati Harahap
Komentar (0)