Febrianti Almeera (24), pendiri komunitas Great Muslimah sekaligus penulis buku Be a Great Muslimah, menjadi pemateri dalam Talkshow Muslimah yang diadakan oleh Kemuslimahan Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) UNP dengan tema Shining Bright Like a Diamond di Aula FIP UNP, Sabtu (24/10).
Dalam Talkshow, Febrianti menceritakan mengenai jalan hidupnya hingga menjadi seorang muslimah. Febrianti dulu pernah menjadi imam dancing di klub malam Bandung. "Imam dancing dengan artian saya yang mengajak teman-teman menari," tuturnya. Lebih lanjut, Febrianti mengatakan bahwa meski ia pernah berada dalam lingkungan malam tersebut, ia tidak pernah menggunakan narkoba ataupun minum alkohol. "Saya tahu ada yang salah dengan lingkungan saya," ujarnya.
Titik balik Febrianti keluar dari lingkungan malamnya ketika berusia 17 tahun. Febrianti mengilustrasikan jalan hidupnya dengan kupu-kupu dalam kepompong. Kupu-kupu akan berusaha menembus kepompong dengan memberikan dorongan dengan sayapnya. Setiap sayap memberikan dorongan, akan mengalirkan darah pada seluruh sayapnya hingga sayap akan menjadi kuat untuk terbang.
Dorongan yang dilakukan kupu-kupu untuk keluar dari kepompong dinamakan Febrianti, ‘Pecah dari Dalam’. Dengan pecah dari dalam, kupu-kupu memiliki kemampuan untuk tebang dan ketika terluka akan kuat. Begitupun dengan proses hidup Febrianti. "Karena masa lalu tidak bisa mendiskriminasikan masa depan kita," tegasnya.
Penulis: Yulia Eka Sari
Editor: Fitri Aziza
Komentar (0)