Muslimah Hidzbut Tahrir Indonesia (MHTI) mengadakan acara Diskusi Terbatas (Distas) Aktivis Kampus se-Kota Padang di Aula Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatra Barat, Minggu (11/10). Diskusi yang bertemakan Nestapa Kabut Asap Pemerintah Wajib Koreksi Total Tata Kelola Gambut ini diikuti oleh perwakilan aktivis kampus yang ada di Kota Padang.
Siska Reati, M. Si, selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa tujuan dari diadakannya distas ini adalah untuk mengajak mahasiswa khususnya aktifis kampus agar kritis dalam menghadapi permasalahan kabut asap yang terjadi saat ini. "Sebagai kaum intelektual kita wajib memahami dan ikut serta mengatasi masalah ini", ujarnya.
Dalam acara ini dihadirkan dua orang pemateri dari MHTI Sumatra Barat. Pemateri pertama membahas tentang fakta terkait kabut asap dan pemateri kedua membahas tentang solusi total untuk mengatasi permasalahan kabut asap tersebut.
Lebih lanjut, Siska mengatakan bahwa ia berharap setelah mengikuti acara ini para aktivis kampus mampu membuka wawasan aktivis kampus dan memberikan kontribusi terhadap permasalahan kabut asap ini. "Karena kita merupakan bagian dari agent of change untuk membela masyarakat", harapnya.
Kemudian acara distas ini diakhiri dengan pembacaan petisi yang berisikan tentang suara para aktivis terkait nestapa perempuan dan anak akibat kabut asap peranan pemerintah dalam mengatasi hal tersebut. Selanjutnya petisi ini akan dikirim dan disampaikan kepada wakil rakyat agar aspirasi kaum intelektual dapat tersampaikan. Petisi ini ditandatangani oleh perwakilan aktivis kampus yang hadir saat diskusi tersebut.
Penulis: Zahara*, Ilma Hayatil Husna*
Editor: Wici Elvinda Rahmaddina
Komentar (0)