Pelaksanaan wisuda periode ke-91 kembali diadakan di Gelanggang Olahraga UNP, Sabtu (11/6). Dalam pidatonya, Rektor UNP, Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi, M. Pd., mengakui wisuda kali ini lebih sedikit dibandingkan wisuda bulan Maret lalu.
Orasi Ilmiah bertema Pembangunan Identitas Nasional Dalam Menghadapi Tantangan Perubahan disampaikan langsung Rektor UNP, Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi, M. Pd. Ia menyampaikan beberapa hal terkait kian memudarnya karakter dan identitas kebangsaan. "Tampaknya bangsa kita ini sudah kehilangan karakter dan identitas kebangsaan. Sampai saat ini, Indonesia merupakan sebuah negara yang terus membangun secara berkelanjutan, baik di bidang politik, sosial, budaya, dan ekonomi. Dalam bidang politik, upaya pembangunan nasional direfleksikan untuk membangun dan memperkuat ideologi atau simbol kebangsaan yang dapat memperteguh kesatuan nasional," paparnya.
Lebih lanjut Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi, M. Pd., menjelaskan negara Indonesia yang sedang membangun ini, mestinya mencoba secara serius untuk membangun identitas kultural dan menciptakan identitas yang tegas dari seluruh warga negara. Untuk kondisi bangsa Indonesia yang terdiri atas komunitas yang sangat beragam, pembangunan persatuan nasional seringkali tidak cukup hanya dengan memberikan perhatian khusus. "Kurangnya perhatian terhadap keberagaman karakter dapat mengakibatkan pembangunan yang asimetris dan tidak adil yang dapat mengaburkan realisasi dari ide kesatuan bangsa," tegasnya.
Di akhir orasinya, ia menyimpulkan identitas budaya dan karakter nasional sangat diperlukan oleh setiap bangsa, terutama bangsa Indonesia yang memiliki masyarakat plural dan latar belakang budaya yang beragam. Hal ini ada kaitannya dengan UNP sebagai lembaga pendidikan.
Pada periode kali ini tercatat 962 wisudawan/wati dari masing-masing fakultas. Antara lain: 63 wisudawan/wati dari Pascasarjana, 26 dari Magister Manajemen, 8 dari Magister Ilmu Ekonomi, 2 dari Program Doktor, 261 dari FIP, 99 dari FBS, 60 dari FMIPA, 166 dari FIS, 114 dari FE, 126 dari FT, dan 37 dari FIK. Chandra
Komentar (0)