Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Sosial Politik (ISP) Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP) adakan debat konstitusi tingkat universitas, Sabtu (10/10). Debat yang diselenggarakan di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNP ini berlangsung selama dua hari yaitu 10 hingga 11 Oktober.
Sebanyak 27 tim yang berasal dari seluruh organisasi mahasiswa yang ada di UNP lolos dalam tahap administrasi. Namun, hanya 17 tim yang berhak lolos untuk mengikuti perlombaan debat. Tema dari debat kali ini adalah Kesadaran Berkonstitusi Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.
Rama Darmawan selaku Ketua Pelaksana mengatakan bahwa pemilihan tema dilatar belakangi kurangnya kesadaran mahasiswa untuk terlibat langsung dalam permasalahan konstitusi. "Semoga dengan diadakannya debat, mahasiswa dapat mengetahui permasalahan di Negeri ini," harapnya.
Selain itu, Rama juga berharap agar debat ini berjalan dengan adil, jujur dan kompetitif sehingga mendapatkan juara yang terbaik. "Sehingga sang juara menjadi perwakilan UNP untuk perlombaan debat yang diadakan oleh Mahkamah Konstitusi nantinya," jelas Rama .
Ikhwanul Furqon perwakilan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Geografi mengatakan bahwa debat ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Dengan debat ini, mahasiswa tidak hanya mengerti permasalahan dalam bidang kejuruannya saja. Mahasiswa juga harus mengerti tentang permasalahn di Negaranya. "Dengan adanya tema ini bisa membangun jiwa berbangsa dan bernegara," ungkap Furqon.
Senada dengan Furqon, Gesriadi Putra selaku perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mengatakan bahwa debat ini sangat bagus. " Dengan adanya debat ini, kesadaran mahasiswa dalam perkembangan hukum di Negara ini semakin baik," Ujarnya.
Penulis: Okta
Editor: Ermiati Harahap
Komentar (0)