"Kemauan dan usaha, dua poin penting inilah yang harus dimiliki seseorang jika ingin menjadi penulis," ujar Muhammad Subhan dalam acara bedah novel Rinai Kabut Singgalang dan ‘Workshop Kepenulisan Novel’ di ruangan D 81 FIS, Sabtu (14/5). Berlandaskan dua poin diatas, Muhammad Subhan mengatakan ia bisa menghasilkan novel Rinai Kabut Singgalang dalam jangka waktu tiga bulan. Ia juga menjelaskan, dalam novel itu penulis lebih menonjolkan nuansa keindahan alam Minangkabau. Acara yang diangkatkan BEM FE ini juga menghadirkan Radgi. F. Daye, Sastrawan Muda Sumatera Barat.
Ketua Pelaksana Acara, Rudi Hidayat, mengatakan salah satu alasan mengadakan bedah novel ini karena alur ceritanya dilatarbelakangi oleh keindahan alam Minangkabau serta ceritanya yang banyak memotivasi mahasiswa untuk menulis. "Nantinya tak hanya mahasiswa sastra yang tertarik untuk menulis, tetapi juga mahasiswa di luar sastra," ungkapnya Sabtu (14/5). Ninit
Komentar (0)