Penolakan terhadap Uang Kuliah Tunggal (UKT) kembali terjadi di Universitas Negeri Padang (UNP). Sebuah mural yang menyindir UKT terpajang di pagar Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatra Barat, Minggu (4/10) pagi. Pada mural yang dilukis dengan cat hitam ini digambarkan 17 orang tengah menarik sebuah beban bertuliskan "UKT?" menggunakan tali yang terlilit di leher.
Salah seorang mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) TM 2014, Khoiro Fitri, yang sedang melintasi jalan tersebut tidak mengetahui siapa yang membuat mural itu. Namun, Khoiro mengaku pernah mendengar mahasiswa lain mengatakan bahwa itu dilakukan oleh beberapa orang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) tadi malam. "Saya mendengar dari kawan-kawan bahwa tadi malam banyak mahasiswa FBS berada di depan pagar LPMP itu dan membuat gambarnya," jelas Khoiro, Minggu (4/10).
Vinni Endah Suswita, mahasiswa Jurusan Biologi TM 2014 yang juga sedang bersama Khoiro saat itu, mengatakan hal yang sama. Menurutnya, itu adalah bentuk kritikan mahasiswa terhadap UKT yang tidak sesuai dengan yang diinginkan mahasiswa. "Mereka melakukan itu mungkin karena keluhan mereka mengenai UKT tidak ditanggapi oleh pihak kampus," ujarnya.
Coretan di pagar ini bukanlah aksi tolak UKT yang pertama. Sebelumnya, akhir Agustus lalu sebuah tulisan "Korban UKT, Bidikmisi Munafik" dituliskan di pagar yang sama. Coretan tersebut sekitar dua minggu kemudian diikuti oleh aksi performe art mahasiswa Jurusan Seni Rupa. Di punggung salah satu peserta aksi tertulis "UKT Gagal, Korban UKT".
Penulis: Neki Sutria
Editor: Yola Sastra
Komentar (0)