Pembukaan Krida Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) menghadirkan Kepala Poliklinik UNP, dr. Lily Anwar, sebagai salah seorang pemateri, Sabtu (3/10). Pada kesempatan ini, Lily menyampaikan materi mengenai pembelajaran sikap dan kesehatan mahasiswa.
Penyampaian materi diawali dengan penggambaran kesibukan sebagai mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya disibukkan dengan kuliah dan organisasi, game dan bisnis pun menjadi indikator kesibukan. Lily menegaskan solusi untuk mengatasi berbagai kesibukan tersebut adalah dengan menentukan keprioritasannya. "Tentukan prioritas dalam melakukan sesuatu," ungkapnya.
Kemudian, Lily menjelaskan resiko mengenai kesehatan mahasiswa pascalepas kontrol orang tua. Kebanyakan mahasiswa UNP setelah kuliah, telah bebas kontrol dari orang tua. Sehingga kebebasan itu memberikan dampak berupa kelalaian mahasiswa dalam memerhatikan asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. "Empat sehat lima sempurna versi mahasiswa berbeda," ungkapnya.
Adapun empat sehat lima sempurna versi mahasiswa yang diungkapkan Lily adalah mie sedap, mie gelas, sarimi, indomie, dan kerupuk sebagai penyempurna. Berkenaan dengan itu, Lily mengaku kebanyakan kasus mahasiswa saat berobat di Poliklinik UNP adalah terkait makanan. "Makanan yang kalian konsumsi menentukan kondisi kesehatan," jelasnya.
Lily juga menyampaikan tiga kasus penyakit yang berhasil direkap oleh tim Poliklinik UNP periode Januari-Juni 2015. Penyakit tersebut adalah ISPA, dispepsia, dan kulit alergi. Lily berpesan agar mahasiswa memiliki sikap sehat dan manajemen diri yang baik. "Kalau berusaha, peduli, mau mempelajari, kemungkinan sehat dan sukses akan lebih besar," terangnya.
Penulis: Fitri Wijaya*
Editor: Ermiati Harahap
Komentar (0)