Tim Search And Rescue (SAR) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP) untuk pertama kalinya mengadakan kegiatan donor darah, Selasa (29/9). Kegiatan bertemakan Bersama untuk Sesama ini diadakan di lahan Ikatan Alumni dan Kampus II Lubuk Buaya UNP.
Selaku Ketua Umum Tim SAR FIK UNP, Aidil mengatakan kegiatan donor darah ini bertujuan membantu menambah stok darah PMI. Kegiatan ini ditujukan kepada mahasiswa UNP dan masyarakat umum, namun dikhususkan untuk mahasiswa FIK sendiri. Sebab kata Aidil, mahasiswa FIK banyak yang takut mendonorkan darah. Adapun kiat-kiat yang dilakukan oleh Tim SAR FIK UNP menjelang kegiatan ini antara lain menyebarkan pamflet, memasang spanduk, dan sosialisasi dari mulut ke mulut. "Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mahasiswa UNP tidak takut lagi mendonorkan darahnya," katanya.
Selvi, mahasiswa Jurusan Fisika UNP selama ini beranggapan, jika sekali mendonorkan darah maka donor darah akan dilakukan rutin sekali dalam enam bulan. Sehingga ia tidak berani untuk mendonorkan darahnya.
Anggapan tersebut dibantah oleh Dian Afmareta, selaku dokter yang membantu kegiatan ini. Ketika pertama kali mendonorkan darah, tubuh akan terasa lebih baik sehingga akan membuat pendonor ketagihan untuk mendonorkan darahnya. Sebab sel darah merah yang keluar berganti dengan sel darah merah yang baru.
Lebih lanjut Dian menjelaskan, sebelum mahasiswa mendonorkan darah, petugas harus melakukan hal-hal seperti pemeriksaan Hb, pengecekan golongan darah, dan pengukuran tekanan darah. Untuk mendonorkan darah, Hb pendonor minimal 12.5 g/dL dan tekanan darah minimal 110 mmHg dengan berat badan minimal 47 Kg. "Manfaat donor darah antara lain melindungi jantung, meningkatkan sel darah merah, mencegah stroke, dan memperbarui sel darah baru," terangnya.
Penulis: Rif'il Husniyah*
Editor: Novarina Tamril
Komentar (0)