Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan acara penyerahan ijazah kepada 290 wisudawan Program Doktor, Magister Pendidikan, dan Magister Sains di Aula Pangeran Beach Hotel, Sabtu (12/9). Sebanyak 14 orang di antaranya lulus dengan predikat cumlaude atau dengan pujian. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi Program Doktor pada wisuda periode 104 September 2015 ini diraih oleh Dr. Yadi Sutikno dari Program Studi Ilmu Pendidikan dengan nilai 3,89. Selain itu, Yadi berhasil tercatat sebagai wisudawan Program Doktor termuda dan tercepat dalam sejarah PPs UNP, yaitu lulus dalam rentang pendidikan doktor dua tahun pada usia 27 tahun. Kemudian, untuk peraih IPK tertinggi Program Magister adalah Tara Fitri Ayunda, M.Pd. dari Program Studi Konsentrasi Pendidikan Kewarganegaraan dengan nilai 3,86.
Mengawali sambutannya, Dr. Rudi Chandra, M.Pd. selaku perwakilan dari wisudawan, menyampaikan sebuah ungkapan motivasi, yaitu "Tuhan tidak akan pernah telat dan terlambat dalam memberikan hikmah dan hidayah-Nya. Hanya dan tetapi, kita lah yang telat berbuat dan mengambil hidayah tersebut, karena Tuhan akan tau dan lebih tau dalam mengabulkan permintaan". Sehubungan dengan hal tersebut, Rudi mengatakan bahwa wisudawan PPs UNP sebagai kaum intelektual, perlu bijaksana dalam mengambil kebijakan dan keputusan. Melihat ketidakpastian kehidupan ekonomi bangsa Indonesia dan adanya peraturan pemerintah bahwasanya tenaga kerja asing tidak perlu pandai berbahasa Indonesia untuk bisa bekerja di Indonesia. Hal tersebut menjadi tantangan dan menuntut kaum sarjana, magister, dan doktor untuk berjuang lebih demi mendapatkan peluang dan membuka peluang yang lebih besar lagi. "Semua tidak ada yang tidak mungkin, karena kita sudah mendapatkan berbagai ilmu dari dosen PPs ini," ujarnya.
Direktur PPs UNP, Prof. Dr. Nurhizrah Gistituati, M.Ed., Ed.D., menyampaikan bahwa wisudawan ibarat batu cadas yang sudah ditempa saat perkuliahan sehingga berubah menjadi batu mulia yang bernilai tinggi. Untuk itu, ia mengharapkan agar wisudawan bersiap untuk lepas ke dunia yang penuh dengan persaingan, karena orang-orang yang bekerja cerdas, bekerja keras, dan bekerja ikhlaslah yang akan berhasil. Lebih lanjut, Nurhizrah berpesan kepada wisudawan agar menjaga nama baik PPs UNP dan tidak berhenti untuk meneruskan pendidikan sampai wisuda ini saja. "Pendidikan bukanlah persiapan kehidupan, tetapi pendidikan merupakan kehidupan itu sendiri," pesannya.
Penulis : Fitri Aziza dan Dwi Suharadita*
Editor: Neki Sutria
Komentar (0)