Salah seorang mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), atas nama Ana Sakinah, berhasil lolos dalam seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2015 yang diadakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Nantinya, mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris TM 2011 ini akan mewakili Sumbar ke India bersama 23 orang peserta lainnya yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia dalam program Sean Student Visit India yang dikirim oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. "Ini kedua kalinya saya mengikuti seleksi PPAN, alhamdulillah saya lulus untuk tahun 2015," ungkap Ana, Rabu (8/7).
Pada seleksi PPAN ke India di Sumbar, Ana berhasil menyingkirkan lima orang peserta yang lolos pada tahap akhir. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Kadispora No.427/V/687/KPTS/Dispora-ll/2015 tanggal 19 Mei 2015. Bermodalkan rasa percaya diri pada tahap akhir, dengan menggunakan celana galembong dalam penampilan minat dan bakat, Ana berhasil mementaskan kesenian randai. "Waktu itu tanpa persiapan yang matang, untung pada semester yang lalu di jurusan ada kuliah praktek randai," tuturnya. Selain itu, Ana juga diberi pembekalan, di antaranya leadership, pengetahuan seni dan budaya, problem solving, dan pembekalan personalitas dan fisik yang diberikan oleh Purna Caraka Muda Indonesia yang merupakan alumni dari PPAN.
Selain Ana, ada mahasiswa dan alumni UNP lain yang ikut, namun tidak berhasil pada tahap karantina dan pantukir, di antaranya Fedri Ramadhani (Jurusan Perhotelan) dan Akbar Nicholas dalam program pemuda Indonesia-Australia, Doni Fahrizal (Jurusan Akuntansi) dan Syafriko Yuliusman (Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris) dalam program pemuda Indonesia-Tiongkok, Gumala Resti Halin (Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris) dan Gistri Vilara (Jurusan Fisika) dalam program pemuda Indonesia-India, serta Epi Styo Pujowati (Alumnus Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris) dan Indah Afriani (Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris) dalam program kapal pemuda Asean-Jepang.
Sebelum keberangkatan, Ana melakukan persiapan dengan mengikuti Pre Departure Training tingkat provinsi. Adapun kegiatan yang akan dilakukan selama sepuluh hari di India, di antaranya mengunjungi institusi keuangan, pusat-pusat pendidikan yang terkenal, rumah-rumah industri di beberapa kota di India seperti Mumbai, New Delhi, Hyderabad, dan Agra. Namun mengenai tanggal keberangkatannya, belum diketahui secara pasti. "Untuk kepastian keberangkatan belum ada informasi, dengar kabar bulan November atau Desember 2015," ungkap Ana. Ana menambahkan tujuan dari PPAN ini untuk melahirkan pemuda yang bisa menggerakkan pemuda lainnya dan memberdayakan masyarakat untuk hal yang lebih baik.
Komentar (0)