"Tepuk semangat.
Prak prak prak.
Prak prak prak."
Hari kedua Gerakan Indonesia Membaca-Menulis Tingkat Nasional Tahun 2015 di awali dengan pemberian motivasi membaca dan menulis oleh Direktur Kafila Consulting, Andrian Ahmad B., S.Psi., M.M. di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Selasa (25/8).
Sebelum memulai sesi motivasi tersebut, Andrian mengawalinya dengan meminta semua peserta berdiri untuk menunjukkan semangatnya terlebih dahulu dengan tepuk semangat. Setelah pemanasan dengan melakukan gerakan-gerakan kecil untuk melatih otak, Andrian pun menyampaikan materinya.
Ia menjelaskan, menurut penelitian yang dilakukan UNESCO pada 2012 lalu, minat baca orang Indonesia hanya 0,001%, berarti hanya 1 dari 1.000 orang Indonesia yang memiliki minat baca serius. "Padahal bangsa yang maju adalah bangsa yang mempunyai knowledge yang baik, salah satunya dengan membaca," ungkapnya.
Selanjutnya, Adrian mengatakan bahwa manusia harus memaksimalkan kemampuan otaknya, karena otak manusia sebenarnya sangat kompleks. Saat ini yang dibutuhkan bangsa Indonesia yang mengalami krisis hanyalah satu hal, yaitu motivasi. "Motivasi terbesar bukan dari fasilitator, melainkan dari diri sendiri," pungkasnya.
Penulis: Wici Elvinda Rahmaddina
Editor: Novarina Tamril
Komentar (0)