Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) membuka acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2015 di Pelantaran FIP UNP, Kamis (20/8). Acara dihadiri oleh Dr. Alwen Bentri, M.Pd. selaku Dekan FIP UNP, Drs. Syahril, M.Pd. Ketua Pelaksana PKKMB 2015 serta peserta PKKMB 2015 sebanyak 1.131 peserta. Dalam rangkaian acara dibacakan ayat suci Alquran oleh Epon Hendra Yanto, seorang qori yang memiliki keterbatasan fisik dalam penglihatan.
Epon begitu panggilannya, adalah mahasiswa baru Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) FIP UNP. Sebelumnya Epon terdaftar sebagai peserta PKKMB 2015 di FT UNP, namun dikarenakan prestasinya sebagai qori, dia diminta untuk mengisi acara di fakultasnya sendiri, FIP UNP. "Kemarin saya dapat telepon, dan diminta mengisi acara di FIP, sekaligus dipindahkan sebagai peserta PKKMB FIP," ungkapnya.
Mengenai prestasinya sebagai qori nasional, Epon mengatakan bahwa dia sudah mulai berlatih sejak umur 6 tahun. "Awalnya saya ikut-ikutan dengan kakak yang pergi mengaji," ujarnya. Di tempat mengaji saya hanya bisa mendengarkan orang mengaji dan tidak ikut mengaji. Karena mendengarkan suara orang mengaji, saya merasa ayat Alquran sangat enak didengar, "Berbeda dengan musik yang tidak begitu saya sukai," ujar anak ke empat dari lima bersaudara ini.
Walaupun memiliki keterbatasan fisik tidak membuatnya untuk patah semangat. "Bulan November saya akan ikut lomba MTQ tingkat provinsi di Sawahlunto untuk cabang tilawah," katanya dengan semangat. Mengenai motivasinya, Epon percaya dengan kata Man Jadda Wajada. "Tidak mungkin Tuhan berkata tanpa pasti," tutupnya.
Penulis: Yulia Eka Sari
Editor: Wici Elvinda Rahmaddina
Komentar (0)