Minggu Siang (16/8), sekitaran pukul 14.00-16.00 WIB, lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) turut diguyur hujan. Air mencapai setinggi lutut orang dewasa. Menurut Bie--panggilan orang yang berbelanja padanya- , selama 40 tahun dia menetap di samping Fakultas Ekonomi (FE) UNP, adalah pertama kalinya air mencapai 1 meter. "Banyak barang-barang dagangan dan berharga lainnya yang tidak mampu kami selamatkan," keluhnya saat ditemui sesaat ketika hujan reda.
Pun, lalu lalang kendaraan yang lewat di depan rumahnya menjadi pemicu kekesalan tersendiri baginya karena menyebabkan air bergelombang dan menghantam beberapa dinding rumah semi permanen miliknya. "Ancuaan se lah rumah awak ko (hancurkan saja rumah saya ini)," soraknya kepada setiap ada kendaraan roda empat yang melaju.
Selain memenuhi rumah yang ditinggali oleh tiga orang tersebut saat kejadian, banjir juga merembas ke pelataran parkir FE, gedung pusat Kegiatan Mahasiswa, Magister Manajemen, belakang gedung Pascasarjana, dan beberapa titik lainnya.
Saat ditemui tengah memantau keadaan UNP dengan luapan air tersebut, Ahmadi Satria, mahasiswa Pascasarjana ini menyampaikan bahwa salah satu penyebab terjadinya banjir adalah sedikitnya drainase yang ada di UNP. Ke depannya, Ahmadi berharap agar UNP lebih memperhatikan drainase, selokan, dan kebersihan kampus. "Semoga ke depannya tidak terjadi banjir lagi," harapnya.
Penulis: Meri Susanti
Editor: Wici Elvinda Rahmaddina
Komentar (0)