Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) UNP dipadati oleh mahasiswa baru (maba) jalur masuk SNMPTN dan SBMPTN, Rabu (5/8). Kepadatan ini disebabkan adanya penyerahan berkas pendaftaran ulang oleh maba. Berkas yang harus dikumpulkan di antaranya biodata sementara, bukti pembayaran SPP, Kartu Rencana Studi (KRS), surat keterangan sehat dan tidak buta warna, ijazah asli beserta foto kopinya, Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU), serta kartu tanda peserta SNMPTN atau SBMPTN. Namun, jika maba belum memiliki ijazah diwajibkan menulis surat perjanjian.
Karina Egi Ramadhani, maba Jurusan Kimia mengatakan bahwa ia harus banyak bersabar untuk menyerahkan berkasnya. Hal ini dikarenakan antrean peserta yang panjang dan padat. Egi juga berharap ke depannya agar antrean lebih tertib lagi. "Tidah boleh motong-motong antrean," ujar Egi, Rabu (5/8).
Lain halnya dengan Karina, Rusdi Ahmad maba Jurusan Matematika mengatakan bahwa mengantre panjang itu asyik. Namun, Rusdi berharap agar masing-masing loket fakultas memiliki tali pembatas. Tujuannya agar antreannya teratur dan maba tidak salah tempat. "Saya sudah tiga kali salah loket, " ujar Rusdi, Rabu (5/8).
Penulis : Ermiati Harahap
Editor : Rizka Wahyuni
Komentar (0)