Mahasiswa Baru (maba) Universitas Negeri Padang (UNP) TM 2015 saat ini tidak perlu lagi mengentri KRS sendiri. Hal ini sesuai dengan pengumuman di portal 2 UNP yang menyebutkan "Untuk mahasiswa Baru angkatan 2015 (S-1 dan D-3) tidak perlu mengentrikan kartu rencana studi karena sudah dipaketkan oleh program studi , dan dapat dicetak melalui portal masing-masing satu hari sebelum penyerahan bahan ke BAAK."
Kepala Bagian PKS UNP, Yonrafdi, SE, M.Si., membenarkan pemberlakuan sistem baru ini. Sistem baru diterapkan berdasarkan hasil evaluasi KRS maba 2014 lalu, di mana kebanyakan dari mereka tidak mengambil mata kuliah sesuai dengan tahun masuknya. Selain itu keinginan untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa baru juga menjadi alasan diberlakukannya sistem baru tersebut. Bila sebelumnya mahasiswa yang mengentri KRS, saat ini penentrian KRS dilakukan oleh prodi masing-masing.. "Tujuan sebenarnya hanya untuk memberikan kemudahan kepada mahasiswa baru," ujar Yonrafdi, Senen (3/8).
Untuk persiapan penerapan sistem baru tersebut, Yonrafdi mengatakan bahwa BAAK telah mengkoordinasikan hal tersebut dengan Puskom. BAAK telah berdiskusi dengan pihak Puskom mengenai hasil evaluasi KRS mahasiswa baru 2014 dan menjelaskan rencana pelimpahan entri KRS kepada prodi. "Ketika puskom menyanggupi untuk membuat programnya, baru kita jalankan," tuturnya. Setelah itu juga diadakan sebuah workshop pada 14 Juli 2015 di Lab IT Puskom dengan mengundang semua ketua Jurusan selingkungan UNP, untuk menjelaskan teknis dari KRS online yang dipaketkan ini.
Hal tersebut dibenarkan oleh Yosefrizal, M.Kom selaku Kasubag Tata Usaha Puskom. Menurutnya dalam workshop tersebut telah dijelaskan bagaimana mengentri KRS mahasiswa. "Perbedaan dengan sistem sebelumnya terletak pada pemberian hak akses untuk entri KRS kepada prodi, bukan lagi mahasiswa," katanya.
Penulis: Yulia Eka Sari
Editor: Rizka Wahyuni
Komentar (0)