"Apo bali?" tanya salah seorang pedagang Pasar Dadakan Ramadan di persimpangan MKU UNP, Rabu (1/7). Pasar Dadakan Ramadan ini menyediakan berbagai menu makanan dan minuman perbukaan dengan variasi harga Rp1.000,00 sampai Rp10.000,00 yang dibuka pukul 17.00 WIB hingga waktu berbuka puasa.
Di sepanjang jalan, berjejeran makanan mulai dari beraneka jenis sambal seperti tempe, tahu, ikan, mie goreng, dan sayur. Makanan perbukaan lainnya seperti kolak, sirup, es kelapa muda, dan es rumput laut juga tersedia. Tak ketinggalan juga pedagang sate dan soto dengan gerobak dagangannya di pinggir jalan.
Salah seorang penjual makanan, Mia (30) mengatakan para pedagang di Pasar Dadakan Ramadan sudah berjualan sejak enam tahun lalu. Pedagang lainnya, Eri (40) mengaku selama berjualan di tempat tersebut tidak ada uang pungutan maupun sewa, karena tempat untuk berjualan disediakan oleh masing-masing penjual. "Yang terpenting adalah menjaga kebersihan," ujarnya.
Selain itu, Eri mengatakan bahwa makanan yang dijual turut diperiksa oleh Dinas Kesehatan Kota Padang. "Biasanya satu kali dan pemeriksaannya mendadak," tambahnya.
Nining, mahasiswa UNP yang beralamat di Jl. Gajah, memilih untuk membeli takjil di Pasar Dadakan Ramadan ini karena pilihan menu yang lebih bervariasi dengan harga yang terjangkau. "Kalau beli dekat kos, tidak sebanyak ini menunya," ungkapnya.
Penulis: Yulia Eka Sari
Editor: Hari Jimi Akbar
Komentar (0)