Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Universitas Negeri Padang (UNP) ramai oleh mahasiswa baru (maba) Pascasarjana UNP, Senin (29/6). Kondisi ini dikarenakan adanya registrasi ulang dan penyerahan berkas maba yang akan memulai perkuliahan periode 2015-2016. Adapun berkas yang harus diserahkan yaitu kartu ujian, legalisir ijazah, transkip nilai, biodata, surat keterangan sehat, bukti pembayaran SPP, serta kartu rencana studi (KRS).
Sefmi Wati, salah seorang maba Pascasarjana Jurusan Seni dan Budaya mengatakan bahwa adanya proses penyerahan berkas ke BAAK ini membuat dirinya kerepotan. Ia yang berdomisili di Kabupaten Solok, ditambah lagi telah berkeluarga sangat kerepotan dengan hal tersebut. Meski telah mempersiapkan berkas dari jauh-jauh hari, ia masih tergesa-gesa karena KRS yang menjadi salah satu berkas yang diserahkan juga diisi pada hari tersebut. Sefmi juga menambahkan bahwa hampir semua berkas yang diserahkan tersebut diakses secara online, tapi tetap saja pihak kampus menyuruh agar berkas tersebut juga dikumpul ke BAAK. " Lalu apa fungsinya online," ujarnya, Senin (29/6).
Lain halnya dengan Sefmi, Dyan Arsya, maba Pascasarjana Jurusan Bahasa Indonesia mengatakan bahwa ia tidak keberatan dengan penyerahan berkas dan pengambilan KRS secara bersamaan. Menurutnya, malahan dengan penyerahan berkas secara online justru membuat dirinya kerepotan. " Akan sangat sulit bila online, karena harus di-scan dulu," ujarnya.
Penulis : Ermiati Harahap
Editor : Rizka Wahyuni
Komentar (0)