Adanya perubahan prosedur dalam pengambilan semester pendek (SP) tahun 2015 ini dikeluhkan oleh beberapa mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP). Pada sistem baru, mahasiswa diharuskan mengisi tagihan pembayaran di portal terlebih dahulu, sebelum membayar jumlah SKS yang akan diambil di bank. Tahun sebelumnya, mahasiswa langsung membayar ke bank tanpa mengisi tagihan di portal.
Tika Ainul Mardiah, mahasiswa Jurusan Biologi TM 2012 mengaku sangat kerepotan dengan perubahan ini. Tika bersama dengan beberapa orang temannya harus bolak-balik ke bank, pusat komputer (puskom), dan jurusan untuk mengurusnya. "Saya sudah ke bank untuk membayar, tapi teller bank mengatakan harus isi portal dulu. Sedikit kesal juga, soalnya telah menunggu sejam di bank," ungkapnya, Selasa (23/6).
Hal senada juga dikeluhkan oleh Edna Susanti, mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia TM 2013. Edna mengaku teknik pengambilan SP tahun ini sedikit rumit, apalagi ia baru pertama kali mengambil SP. "Dulu tidak seperti ini, lebih gampang," ujarnya membandingkan pengalaman seniornya mengambil SP tahun lalu.
Meski demikian, tak semua mahasiswa mengeluh karena perubahan itu. Fajri Ilahi, mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) TM 2013 tidak merasa kerepotan karena sudah tahu tata cara pengambilan SP tahun ini. Beberapa hari sebelum jadwal yang ditentukan, Fajri sudah membaca surat edaran di situs Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). "Tidak sulit sama sekali. Mungkin yang kesulitan itu karena kurang membaca," ungkapnya ketika ditemui di puskom saat mengisi KRS.
Menanggapi hal ini, Kepala Subbagian Pendidikan dan Evaluasi BAAK UNP, Ahmad Rizal A., mengatakan bahwa tahun ini UNP menggunakan virtual account atau sistem pembayaran online, proses pembayaran bisa melalui ATM tanpa harus ke Bank Nagari. Ia menjelaskan tujuan dari sistem ini untuk mempermudah mahasiswa dalam mengakses pendaftaran online dan pembayaran.
Untuk mengambil SP tahun ini, mahasiswa terlebih dahulu mengisi kapasistas SKS dan nominal biaya di portal. Setelah itu, akan tertera nomor rekening, dan mahasiswa yang mengambil SP bisa langsung membayar melalui ATM. "Jadi lebih mudah, bisa di mana saja tanpa harus ke Bank Nagari," ungkapnya, Rabu (24/6).
Kepala BAAK UNP, Azhari Suwir, S.E. mengatakan bahwa prosedur baru pengambilan SP ini sebenarnya telah ada di website BAAK, tapi karena sistem ini masih baru jadi butuh sosialisasi lebih. Ia berharap dengan sistem baru ini dapat meningkatkan mutu pelayanan kepada mahasiswa. "Tujuannya untuk meningkatkan mutu pelayanan dan mempermudah mahasiswa," ujarnya.
Penulis: Wici Elvinda Rahmaddina, Rizka Wahyuni
Editor: Yola Sastra
Komentar (0)