Pengguna media sosial mulai membagikan kiriman terakhir Eka Sofiadita, mahasiswa UNP yang tewas tertabrak kereta api di Simpang Polonia, Tunggul Hitam, Air Tawar Timur, Padang. Foto terakhir yang dikirim korban pada pukul 07.14 WIB, Minggu (14/6), di beranda Facebooknya dibagikan disertai dengan ucapan belasungkawa.
"Turut brduka cita..yg sedlam2nya atas pristiwa kcelakaan KA td siang.. D Sp.Polonia Tunggul hitam Yang menewaskan Eka Sofiadita... Semoga tenang d sana.. Amin," tulis akun Erha SaNdra Lubis.
"Selamat jalan kawan, semoga amal ibdahMU d terima disisi allah Dan d tempatkan di tmpat yang sejuk d alam akhirat. Amin ya robbalallamin," tulis akun Alkomarbas Mecky.
Selain foto, pengguna media sosial juga mulai membagikan status yang terakhir kali ditulis korban pada 26 Januari 2015. Adapun isi status terakhir korban sebagai berikut.
"Hidup adalah proses
Hidup adalah belajar
Tanpa ada batas umur
Tanpa ada kata tua
Jatuh...berdiri lagi
Kalah...mrncoba lagi
Gagal...bangkit lagi
NEVER GIVE UP
Sampai TUHAN berkata
WAKTUNYA PULANG"
Akun Facebook Rachmad Syahbandi menulis, "saya g tau apa ini benar atau tidak tapi tanda-tanda sudah terlihat... Selamat jalana adik...semoga amal dan ibadahmu di terima oleh Allah SWT...," saat membagikan status tersebut.
Hal yang sama juga dilakukan akun Hafidh Razzaaq. "Dan sekarang Tuhan telah mengatakan kepadamu WAKTUNYA PULANG. Selamat jalan ya,semoga amal ibadah kamu diterima disisi Allah swt," tulisnya.
Eka Sofiadita, mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UNP, tewas tertabrak kereta api jurusan Padang-Pariaman saat menyeberangi rel kereta api di Simpang Polonia, Tunggul Hitam, Air Tawar Timur pada pukul 14.15 WIB usai turun dari angkot. Sekarang, jenazah sedang berada di Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Berdasarkan informasi dari pihak medis, jenazah akan segera dipulangkan ke kampung halaman korban, Alahan Panjang.
Penulis: Yola Sastra
Editor: Rizka Wahyuni
Komentar (2)