Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Phil. Yanuar Kiram, beserta panitia dan rombongannnya melakukan peninjauan SBMPTN Panitia Lokal (Panlok) 17 Padang, Selasa (9/6). Peninjauan dimulai dari Universitas Andalas (Unand), kemudian SMP Negeri 30 Padang, Fakultas Kedokteran Gigi Unand, SMA Negeri 1 Padang, dan berakhir di UNP.
"Hasil pemantauan hari ini alhmadulillah secara teknis lancar. Kami belum mendengar keluhan dari pengawas, sektor, maupun dari lokasi," ujar Yanuar di sela-sela kunjungannya.
Namun, meski secara teknis aman, tahun ini cukup banyak foto pada kartu peserta yang tidak dapat dicetak. Menurut Ketua Panitia SBMPTN Panlok 17 Padang, Prof. Dr. Agus Irianto, angkanya mencapai 500 orang. Masalah tersebut kemungkinan terjadi karena ukuran foto yang tidak sesuai ketentuan.
"Bagi yang fotonya tidak keluar, tetap diperbolehkan untuk ujian. Akan tetapi setelah ujian mereka wajib melapor ke sekretariat. Kalau tidak hasil SBMPTN-nya bisa dibatalkan. Kan bisa kita ragukan orangnya," ujar Agus.
SBMPTN 2015 Panlok 17 Padang tercatat diikuti oleh 36.724 orang, terdiri atas kelompok Saintek 12.534 orang, Soshum 14.887 orang, dan Campuran 9.303 orang. Dari total jumlah tersebut, 11 orang merupakan peserta berkebutuhan khusus dengan rincian 4 orang tuna netra, 5 orang tuna rungu, 1 orang tuna wicara, dan 1 orang tuna daksa.
Penulis: Yola Sastra
Editor: Wici Elvinda Rahmaddina
Komentar (0)