Berbeda dari tahun sebelumnya, Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Tahun 2015 ini dibekali dengan pengetahuan seputar kebahasaan dan kepenulisan, yang diadakan di Balai Bahasa Sumbar pada Sabtu-Selasa (30/5-2/6). Sebelumnya, pemilihan duta bahasa hanya diselenggarakan selama dua hari dengan langsung tes tanpa diberi pembekalan. Salah satu syarat wajib bagi peserta yang mengikuti duta bahasa ini adalah membuat makalah dengan tema Seandainya Saya Duta Bahasa Sumbar.
Selaku ketua pelaksana, Wahyudi mengatakan bahwa ini merupakan pembekalan pertama kali yang diberikan kepada calon peserta dikarenakan banyak dari peserta yang masih salah dalam penulisan EYD dan bahasa baku pada saat pembuatan makalah. "Tahun ini lebih baik dari pada tahun sebelumnya," ujarnya, Sabtu (30/5).
Pada hari pertama pelaksanaan acara, Sabtu (31/5), peserta disuguhkan materi seputar Kebahasaan dan Kepenulisan. Untuk materi Kebahasaan disajikan oleh Rita Novita M.Hum.. dari Balai Bahasa Sumbar. Rita menjelaskan mengenai EYD tentang penulisan huruf kapital, penulisan kata, unsur serapan, dan tanda baca. Setelah itu dilanjutkan oleh Wahyudi dengan subjudul Kesalahan Kalimat. Wahyudi menerangkan tentang pilihan kata atau diksi penutur haruslah sesuai dengan konteks agar tidak terjadi kesalahan. Sementara untuk materi Kepenulisan disampaikan oleh Putri Asmarini. Putri menjelaskan bagaimana teknik menulis makalah. Ia mengungkapkan, dalam penulisan makalah haruslah ilmiah dan didukung oleh data. "Segala sesuatu bisa jadi data ketika bisa dipertanggungjawabkan," terangnya.
Hari kedua pemilihan, Minggu (31/5), diadakan sosialisasi tentang Ujian Keterampilan Berbahasa Indonesia (UKBI). Setelah sosialisasi tersebut barulah diadakan tes UKBI dan penulisan makalah sesuai dengan tema pemilihan duta bahasa kali ini. Pada tes UKBI, peserta akan disaring menjadi 30 orang yang terdiri dari 15 orang pria dan 15 orang wanita.
Hari ketiga acara, Senin (1/6), diadakan penyampaian materi Kepemimpinan dan dilanjutkan dengan presentasi makalah yang sebelumnya telah ditulis oleh peserta. Pada tahap ini peserta akan kembali disaring menjadi 20 orang, yang terdiri dari 10 orang pria dan 10 orang wanita.
Dan untuk hari terakhir, Selasa (2/6), peserta akan menghadapi Tes Public Speaking dan Tes Kemampuan Bahasa yaitu bahasa Indonesia, Minang, dan Inggris. Pada tahap terakhir ini akan terpilih 10 orang peserta yang akan menempati posisi pemenang dengan kategori Pemenang Duta Bahasa untuk pria dan wanita, wakil pemenang I untuk pria dan wanita, wakil pemenang II untuka pria dan wanita, harapan I untuk pria dan wanita, dan harapan II untuk pria dan wanita.
Penulis: Wici Elvinda Rahmaddina
Editor: Novarina Tamril
Komentar (0)